Senin, 23 Mei 2016



 TUGAS II, III & IV

TUGAS II :  Merangkum tugas tiap-tiap kelompok
Kelompok  1
PT.FREEPORT INDONESIA (PTFI)
            PT.FREEPORT INDONESIA adalah sebuah perusahaan pertambangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. PTFI merupakan peghasil terbesar konsentrat tembaga dari bijih mineral yang juga mengandung emas dalam jumlah yang berarti.
            Sarana Pendukung Kegiatan Operasional Perusahaan :
·         Pembangunan Pembangkit Daya Listrik
·         Perkotaan & Camp.
·         Klinik Kesehatan & Rumah Sakit
·         Penerbangan
·         Pabrik Pengolahan Batu Gamping
·         Sarana Pembengkelan & Perawatan
·         Logistik
·         Jasa Boga
PTFI menganut prinsip-prinsip Kerangka Kerja Pembangunan Berkelanjutan dari Dewan Internasional tentang Pertambangan dan Logam Sustainable Development Framework of the Internasional :
·         Pelaksanaan Audit Lingkungan
·         Program Pengelolaan Trailing
·         Reklamasi dan Penghijauan Kembali
·         Pengelolaan Overburden dan Air Asam Tambang
·         Pengelolaan dan Daur Ulang Limbah
Pertanyaan:      Freeport merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia, oleh      para penguasanya malah digadaikan bulat-bulat untuk dirampok imperialisme asing. “Perampokan Legal” yang masih terjadi sampai sekarang. Bagaimana peran pemerintah/kebijakan, tindakan yang dilakukan untuk merebut kembali PT.FREEPORT ini dari tangan imperialisme asing?

Kelompok  2
PERUSAHAAN JASA PENERBANGAN SINGAPORE AIRLINES
            Singapore Airlines (SIA) merupakan perusahaan penerbangan swasta Singapore (flag carrier) yang mandiri dan tanpa adanya subsidi dari pemerintahan Singapura. Singapore Airlines telah menjadi salah satu maskapai penerbangan terbaik dan tersukses di Asia dengan tujuan penerbangan ke kota-kota besar di enam benua yaitu ; Asia, Australia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, sebanyak 70 kota di 39 Negara.
 Sebagai maskapai penerbangan yang terus berkembang, Singapore  Airlines memberikan pelayanan dalam penerbangannya menjadi 4 jenis kelas yaitu ; Kelas Ekonomi ( Economy class), Bisnis ( Business), Kelas Utama(First Class), dan Suite (di atas First Class) yang hanya ada jenis pesawat A380.
            Keberadaan SIA sebagai maskapai penerbangan kelas dunia saat ini dimungkinkan karena adanya kualitas kontrol yang intensif dan inovasi agar mampu memberikan kualitas pelayanan yang memuaskan bagi para pelanggannya. Inovasi ini antara lain dilakukan manajemen SIA dalam bidang ; Teknologi, Pengembangan Fasilitas untuk kenyamanan pelanggan, Sistem Pemasaran serta Perluasan Jaringan, melakukan Aliansi dan Akuisisi serta bekerjasama dengan maskapai penerbangan terkenal lainnya di dunia.
    Pertanyaan:  Apa tindakan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan supaya dapat terus menunjukkan eksistensi  SIA di persaingan penerbangan Internasional? Dan tetap menjadi number 1 in-flight service?

Kelompok  3
PT. GARUDA INDONESIA
            Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan Indonesia yang berkonsep sebagai full service airline (maskapai dengan pelayanan penuh).  Saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan 82 armada untuk melayani 33 rute domestik dan 18 rute Internasional termasuk Asia ( Regional Asia Tenggara, Timur Tengah, China, Jepang dan Korea Selatan), Australia serta Eropa (Belanda). Saat ini Garuda Indonesia memiliki tiga hub di Indonesia. Pertama adalah hub bisnis yang berada di Bandara Ngurah  Rai, Denpasar, Bali. Kemudian untuk meningkatkan frekuensi penerbangan ke bagian Timur Indonesia, Garuda Indonesia juga memiliki hub di Bandara Sultan Hassanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.
            Untuk meningkatkan pelayanan, Garuda Indonesia telah meluncurkan layanan baru yang  disebut “Garuda Indonesia Experience”. Garuda Indonesia Experience  adalah konsep layanan baru yang menyajikan aspek-aspek terbaik dari  Indonesia kepada para penumpang. Mulai dari saat reservasi penerbangan hingga tiba di bandara tujuan, para penumpang akan dimanjakan oleh pelayanan yang tulus dan bersahabat yang menjadi ciri keramahtamahan Indonesia, diwakili oleh ‘Salam Garuda Indonesia’ dari para awak kabin. PT Garuda Indonesia (persero) Tbk, adalah maskapai pertama dan terbesar di Indonesia, dengan pendekatan berorientasi “Melayani”. Garuda Indonesia bertujuan menjadi penyedia layanan terdepan bagi wisatawan di negara Indonesia sekaligus menyediakan layanan pengiriman barang melalui udara.

Pertanyaan:   Konsep Garuda Indonesia Experience memiliki nilai-nilai dasar, salah satunya yaitu; cepat dan tepat. Dalam penerbangan terkadang terjadi delay, hal ini berhubungan dalam ketepatan dan kecepatan waktu. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya delay, dan bagaimana solusi /tindakan perusahaan ketika hal itu terjadi?

Kelompok  4
RANTAI PASOK MINYAK PT. PERTAMINA
            PT  Pertamina adalah perusahaan besar  yang bergerak dalam bisnis minyak, non-BBM, Gas, Petrokimia dan Pelumas baik di Indonesia maupun di luar Indonesia. Ruang lingkup usaha Pertamina terdiri atas bisnis energi di sektor hulu dan sektor hilir. Bisnis sektor hulu meliputi kegiatan di bidang-bidang eksplorasi, produksi, serta transmisi minyak dan gas. Sedangkan pada sektor hilir, kegiatannya meliputi bisnis pengolahan bisnis pemasaran. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia dan luar negeri. Sebuah rantai pasok adalah jejaring yang menghubungkan semua bagian dari sistem yang merupakan urat nadi bisnis perusahaan.
            Saat ini Pertamina sedang berbenah untuk melakukan  transformasi di segala bidang, termasuk di fungsi Retail Outlet SPBU Pertamina. Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan istilah Pertamina Way. Penjabaran  Pertamina Way adalah staf, kualitas dan kuantitas, peralatan dan faslitas, format fisik dan produk, pelayanan.  Pertamina harus mengimpor jika kebutuhan dalam negeri tidak dapat dipenuhi, dan sebaliknya akan melakukan ekspor jika produksi mengalami peningkatan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Peningkatan profitabilitas kilang dilakukan dengan program “Operation Performance Improvement (OPI)” dan program pengembangan usaha kilang.
Pertanyaan :  Bagaimana proses pemindahan produk Pertamina ini yang dari produksi ke konsumen ( Saluran Distribusi)?  

Kelompok  5
PERUSAHAAN PENGOLAHAN MANUFAKTUR PT. GUDANG GARAM
            Perusahaan pengolahan manufaktur : perusahaan yang mengolah bahan mentah (bahan baku) menjadi barang jadi. Klasifikasi persediaan pada perusahaan pengolahan :
·         Persediaan bahan baku
·         Persediaan barang dalam proses
·         Persediaan barang  jadi
PT. GUDANG GARAM
            Gudang Garam merupakan saah satu produsen rokok paling sukses di Indonesia. Gudang Garam dari salah satu peletak dasar modernisasi industri rokok, sebuah industri yang berperan besar dalam perekonomian makro. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, produsen rokok merupakan penyumbang pendapatan Negara dari para cukai.

1.      Fungsi produksi
·         Proses
·         Lokasi pabrik
·         Pengendalian produksi
2.      Fungsi pemasaran
·         Marketing  :
Product & price
Promotional
·         Segmentasi pasar
3.      Fungsi keuangan
·         Pemenuhan kebutuhan dana
·         Pengelolaan dan
4.      Fungsi SDM
·         Kompensasi
·         Promo karir
·         Serikat kerja
Pertanyaan :  Bagaimana sistem manajemen operasi PT.GUDANG GARAM?


TUGAS III : Mengapa Saya memutuskan kuliah di STIE Nias Selatan?
            Awalnya , lulus dari SMKN.1 TELUKDALAM, punya rencana untuk melanjutkan studi di Akademi Pariwisata (AKPAR) Medan. Namun hal ini bagiku tidak mudah untuk mencapai rencana ini tanpa dukungan dari orangtua terutama dari segi  Financial/biaya masuk di AKPAR ini.
Seiring dengan waktu, ada informasi beasiswa dari pusat dengan jurusan Pertanian tepat di STPP Medan. Saya pun ikut seleksi beasiswa ini, dengan melengkapi berkas-berkas karena ini merupakan salah satu syarat/seleksi masuk untuk lulus dan menerima beasiswa di sekoah tinggi ini. Namun kehendak Tuhan berbeda, hasilnya Saya tidak lulus sehingga tidak mendapat beasiswa ini.
Saya pun mulai berpikir, kalau Saya tetap memaksa kemauan untuk melanjutkan studi di luar daerah, apa sanggup orangtua membiayai saya? Ongkos kesana saja sudah berapa, belum lagi tempat tinggal nantinya, biaya hidup sehari-hari, uang kuliah, dll. Sementara kedua orangtua saya hanya petani, dan pendapatan mereka cukup untuk biaya hidup sehari-hari.
Memikirkan itu semua, akhirnya Saya memutuskan untuk kuliah di  STIE NIAS SELATAN. Hal ini Saya putuskan, selain lokasinya dekat dengan tempat tinggal saya, di STIE ini juga ada program pembebasan uang kuliah, dan ini bisa meringankan sedikit beban orangtua untuk membiayai saya.
Di lain sisi, saya tertarik melanjutkan studi di STIE NISEL, karena :
·         Ingin menggali dan mendalami ilmu Saya dalam dunia Ekonomi
·         STIE punya visi dan misi yang dapat membangun dan menjamin untuk menyediakan tenaga pengajar (Dosen) yang handal dan ahli di bidangnya
·         Punya fasilitas/sarana dan prasarana yang memadai dan layak untuk ditempati.


TUGAS IV : Mencari salah satu Perusahaan Jasa dan Perusahaan Manufaktur       
           
1.      Salah satu Perusahaan Jasa: TOUR & TRAVEL

         


Fungsi masing-masing:
1.      CEO
Umumnya, CEO/MD bertugas sebagai seorang komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola (manajer), dan eksekutor. Peran komunikator melibatkan pers dan seisi dunia luar, serta manajemen dan karyawan organisasi; peran pengambil keputusan mencakup keputusan tingkat tinggi terkait kebijakan dan strategi. Sebagai pemimpin, CEO/MD memberi saran kepada dewan direktur, memotivasi karyawan, dan menggerakkan perubahan dalam organisasi. Sebagai manajer, CEO/MD mengawasi operasi organisasi setiap hari, bulan, dan tahun.

2.      Legal Advisor
Dalam sebuah perusahaan fungsi sebagai advisor atau konsultan sangat dipentingkan guna memberikan pendapat dan pertimbangan-pertimbangan hukum berikut dimana jalan keluar yang diperlukan dalam pemecahan suatu permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan, selain itu juga diperlukan masukan-masukan berharga untuk perusahaan seperti menganalisa, mereview dan memberikan ulasan dari peraturan pemerintah yang dirasakan dapat berpengaruh langsung terhadap perusahaan berikut saran dan pendapat untuk jalan keluarnya.

3.      Eksternal Auditor
Tugas yang di emban eksternal audit ini adalah untuk membantu dan memberikan masukan kepada dewan komisaris dalam melaksanakan fungsi dang tanggung jawab pengawasannya terhadap system pengendalian itern perusahaan dan pertanggungjawaban atas laporan keuangan perusahaan. Dalam hal ini apakah telah memenuhi ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku guna melindungi kepentingan pemegang saham dan para pihak pemegang kepentingan lainnya.

4.      Director
Direktur (dalam jumlah jamak disebut Dewan Direktur) adalah seseorang yang ditunjuk untuk memimpin Perseroan terbatas (PT). Direktur dapat seseorang yang memiliki perusahaan tersebut atau orang profesional yang ditunjuk oleh pemilik usaha untuk menjalankan dan memimpin perseroan terbatas. Penyebutan direktur dapat bermacam-macam, yaitu dewan manager, dewan gubernur, atau dewan eksekutif.
Adapun tugas dari direktur itu sendiri adalah :
Eksternal
-          mewakili PT atas nama perseroan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan lain
-          mewakili PT dalam perkara pengadilan.
Internal
-          mengurus dan mengelola PT untuk kepentingan PT yang sesuai dengan maksud dan tujuan PT     
-          menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan kebijakan yang tepat (keahlian, peluang, dan    kelaziman usaha) yang ditentukan dalam UU Perseroan Terbatas dan anggaran dasar PT.

5.      Finance dan Administrasi
Tugas dari bagian Finance dan Administrasi antara lain adalah :
-          Mengelola Petty Cash
-          Membuat dan mengirim laporan Petty Cash Weekly dan Monthly.
-          Melakukan Penagihan baik melalui telepon ataupun bertemu langsung dengan customer.
-          Berkoordinasi dengan kantor Pusat (apabila ditempatkan dicabang/site).
-          Berkoordinasi dengan staff lainnya di kantor cabang dengan baik.
-          Berkoordinasi dengan Kepala bagian keuangan untuk pertanggung jawaban Cash Flow Report.
-          Membuat surat resmi perusahaan sesuai dengan format yang diinginkan oleh atasan.
-          Melakukan pembayaran2 PLN,PDAM,dsb.
-          Menerima laporan dari  staff admin di site/lokasi dan meneruskannya ke kantor pusat, setelah
diperiksa dan disetujui oleh kepala cabang.
-          melakukan pembelian kebutuhan operasional kantor, dan kebutuhan operasional site/lokasi.
-          melakukan pengecekan terhadap kebutuhan kantor dan site/lokasi setiap minggu. 

6.      Marketing and Business Development
Tugas dari Marketing dan Business Development yaitu :
·         Menentukan strategi pemasaran yang efektif dan efisien dengan memperhatikan sumber daya perusahaan.
·         Menjalin hubungan dengan pelanggan khususnya dalam hal penanganan komplain, pengukuran kepuasan pelanggan.
·         Menciptakan kenyamanan kerja karyawan perusahaan dengan mengoptimalkan fungsi kerja di Bagian Marketing.
·         Menjalin hubungan, koordinasi dan kerja sama yang baik di dalam intern bagian Marketing maupun dengan bagian lain terkait dengan kelancaran proses kerja di Bagian Marketing.
·         Bertanggung jawab terhadap ketertiban, kelancaran, dan keakuratan data administrasi pemasaran.
·         Melihat dan menganalisa potensi pasar dan trend belanja kastemer, dengan memperhatikan, dan kalau mungkin mereposisi produk yang sudah ada, melalui analisa swot.

7.      Inbound Division
Divisi ini bertugas untuk menangani segala permintaan konsumen mengenai tur masuk ke Negara tempat travel tersebut berada, serta pengurusan dokumen perjalanan konsumen tersebut. Konsumen utamanya biasanya adalah turis yang berasal dari luar negeri yang ingin melakukan perjalanan ke wilayah Negara tempat travel tersebut berada.

8.      Outbound Division
Tugas pokok pada divisi ini pada dasarnya sama dengan tugas pada Inbound Division, yaitu menangani permintaan konsumen mengenai perjalanan yang akan dilakukannya dan pengurusan dokumen perjalanannya, hanya saja konsumen yang ditangani adalah berasal dari Negara tempat travel tersebut berada yang akan melalikan perjalanan keluar dari wilayah Negara tersebut.
9.      Domestic Division
Dalam sebuah perusahaan travel agent tugas divisi domestic adalah menyediakan dan menangani permintaan konsumen mengenai perjalanan dalam Negeri sendiri sesuai permintaan konsumen ataupun sesuai dengan paket yang telah tersedia.

1.  Flight Division
Divisi ini memiliki tugas dalam ruang lingkup dalam reservasi atau pemesanan tiket pesawat yang dikehendaki oleh konsumen yang akan melakukan perjalanan udara.

1.  M.I.C.E Division
Tugas pokok yang diemban divisi ini adalah untuk mengelola permintaan akan perencanaan dan pembuatan sebuah acara pertemuan, perjalanan insentif, ataupun pameran yang diminta oleh pihak konsumen.


2.      Salah satu Perusahaan Manufaktur : PT.INDOFOOD
           
Adapun fungsi-fungsi manajemen PT.Indofood adalah sebagai berikut :
Fungsi Manajemen Operasi PT. Indofood

1.      Planing (Perencanaan)
Production Planning (PP) / Perencanaan Produksi menggunakan SAP Indofood, adalah perusahaan pemroduksi mie instant terbesar didunia, dengan 14 pabrik termasuk di Indonesia sendiri. Perusahaan, yang juga beroperasi di China dan Nigeria menjual lebih dari 8 miliar paket mie instant tiap tahunnya. Disamping beberapa variasi porduk antara lain snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi dan soft drink. Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar kedepannya membuat Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesan perusahaan.
Gunawan Samahita, Chief Information and Knowledge Officer Indofood, menjelaskan “Perbedaan varian dari mie instant harus berisi bumbu yang tepat yang di produksi oleh Food Ingredient Division (FID). Setiap divisi harus menyesuaikan rencana produk (Production Plans) mereka sehingga akan selalu tersedia segala jenis bumbu yang dibutuhkan oleh berbagai varian dari mie instant. Pada waktu yang sama, mereka harus menjaga agar persediaan digudang seminimal mungkin. Hanya aplikasi ERP yang dapat membuat hal itu dapat diatur dan dijadwalkan dengan sebaik mungkin. Dari Perencanaan dan Kontrol Produksi, melalui kebutuhan peramalan dan inteligensi bisnis, Indofood mempercayakan SAP R/3 sebagai solusi ERP, SAP Advance Planner and Optimizer (SAP APO) sebagai solusi Supply Chain Management (SCM) dan mySAP Business Intelligence dengan SAP Business Information Warehouse (SAPBW).

2. Organizing (Struktur Organisasi)
Struktur organisasi perusahan merupakan struktur organisasi fungsional staff. Salah satu alat bagi pemimpin untuk mencapai tujuan perusahan adalah adanya organisasi yang baik, dalam arti sesuai dengan kebutuhan perusahaan.Setiap organisasi yang dilaksanakan selalu berhubungan dengan struktur organisasi yang dibentuk agar menciptakan suatu pola dapat mempertinggi efisiensi kerja, sehingga organisasi bertujuan untuk menciptakan hubungan baik antara setiap bagian dari kelompok kerja tersebut
.
3. Direction (Pengarahan)
Pengarahan  adalah suatu proses untuk menumbuhkan semangat (motivation) pada karyawan agar dapat bekerja keras dan giat membimbing mereka dalam melaksanakan rencana untuk mencapai tujuan yang efektif dan efesien. Melalui pengarahan , seorang manajer menciptakan komitmen mendorong usaha-usaha yang mendukung tercapainya tujuan . Ketika gairah kerja karyawan menurun seorang manajer segera mempertimbangkan alternatif untuk mendorong kembali semangat kerja mereka dengan memahami factor penyebab turunnya gairah kerja.

4. Leadership (Kepemimpinan)
Leadership adalah proses dimana seorang individu mempengaruhi anggota-anggota kelompok lainnya untuk pencapaian tujuan kelompok/organisasi. Salah satu upaya pemimpin untuk menggerakkan para staf agar dapat bekerja sesuai dengan rencana dan  kebijakan pimpinan, adalah dengan memberikan pengarahan. Dalam memberikan pengarahan agar dapat efektif, diperlukan teknik-teknik yang tepat, sehingga dapat mengenai sasaran dan mencapai tujuan yang diinginkan. Tiga hal yang berhubungan dengan pengarahan, yaitu : Pemotivasian, Kepemimpinan dan Komunikasi.

5.        Motivation (Pemotivasian)
Pemotivasian adalah upaya yang dilakukan oleh pimpinan dalam rangka mengarahkan segala sumber daya dan potensi manusia (tenaga kerja/karyawan) agar dapat bekerja secara produktif, sehingga dapat mencapai dan mewu judkan tujuan yang telah ditetapkan. Pemberian motivasi dapat dilakukan melalui beberapa hal :
o   Memberikan imbalan jasa (upah dan gaji) yang layak, dan tepat waktu kepada karyawan;
o   Memberikan tugas pekerjaan yang jelas, adil dan sesuai dengan bidang, keahlian/ketrampilan dan kemampuan karyawan;
o   Memberikan insentif (penghasilan tambahan) berupa honor, tunjangan, hadiah dan sebagainya kepada karyawan berdasarkan prestasi dan hasil kerjanya;
o   Membuka selebar-lebarnya kepada karyawan untuk berpartisipasi dalam memajukan perusahaan. Kemudian, sekecil apapun partisipasi yang disumbangkan karyawan, tetap diperhatikan dan dihargai selayaknya;
o   Mendorong dan membantu setiap karyawan dalam pengembangan karir, melalui tugas belajar diklat, penataran, magang dan sebagainya, yang selanjutnya dilakukan promosi jabatan;
o   Memberikan pengakuan dan penghargaan berupa pujian langsung, surat penghargaan, bintang jasa, kenaikan gaji, memberikan uang/tunjang- an pembinaan, hadiah dan sebagainya kepada karyawan yang menunjukan prestasinya;
o   Menciptakan suasana yang nyaman, aman dan sehat dalam bekerja, sehingga para karyawan merasa betah berada di tempat kerja. Upaya ini dilakukan antara lain menyediakan sarana dan peralatan kerja yang cukup/memadai, mencipta- kan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, aman dan indah.

6.      Controlling (Pengawasan)
Pengawasan (Controlling, Evaluating) merupakan fungsi manajeman yang kelima setelah perencanaan, motivasi,pengorganisasian dan pengarahan. Apabila rencana sudah disusun dan ditetapkan, kemudian dilaksanakan dengan pengorganisasian yang rapi dan digerakan dengan baik dan tepat, maka sudah barang tentu proses manajemen sudah hampir mendekati finish dengan membuahkan hasil yang gemilang. Namun, sejauh mana hasil yang dicapai, berapa banyak kendala-kendala yang ditemui, adakah kesalahan adakah penyelewengan dan sebagainya, untuk mengetahui semua ini maka diperlukan tindakan pengawasan.
  
7               7.   Reporting (Laporan)
Reporting dalam manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau  pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi, baik secara lisan maupun tulisan sehingga dalam menerima laporan dapat memperoleh gambaran tentang pelaksanaan tugas orang yang memberi laporan.

8              8.  Forecasting (Ramalan)
Peramalan ( forecasting ) adalah kegiatan mengistemasi apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Peramalan diperlukan karena adanya perbedaan kesenjangan waktu ( timelag ) antara kesadaran akan dibutuhkannya suatu kebijakan baru dengan waktu pelaksanaan kebijakan tersebut. Apabila perbedaan waktu tersebut panjang, maka peran peramalan begitu penting dan sangat dibutuhkan, terutama dalam penentuan kapan terjadi suatu sehingga dapat dipersiapkan tindakan yang perlu dilakukan. Metode peramalan akan membantu dalam mengadakan pendekatan analisa terhadap tingkah laku atau pola dari data yang lalu, sehingga dapat memberikan cara pemikiran, pengerjaan dan pemecahan yang sistematis dan pragmatis, serta memberikan tingkat keyakinan yang lebih besar atas ketepatan hasil ramalan yang dibuat.

9         9.   Evaluasi (Penilaian)
Evaluasi adalah keseluruhan kegiatan pengumpulan data dan informasi, pengolahan, penafsiran, dan pertimbangan untuk membuat keputusan. Evaluasi adalah kegiatan atau proses untuk mengukur dan selanjutnya menilai sampai dimanakah tujuan yang telah dirumuskan sudah dapat dilaksanakan. Evaluasi adalah proses memahami atau memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan suatu informasi bagi petunjuk pihak-pihak pengambil keputusan. Secara rinci dapat disampaikan.