TUGAS
II, III & IV
TUGAS II : Merangkum tugas tiap-tiap kelompok
Kelompok 1
PT.FREEPORT
INDONESIA (PTFI)
PT.FREEPORT INDONESIA adalah sebuah
perusahaan pertambangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan
Copper & Gold Inc. PTFI merupakan peghasil terbesar konsentrat tembaga dari
bijih mineral yang juga mengandung emas dalam jumlah yang berarti.
Sarana Pendukung Kegiatan
Operasional Perusahaan :
·
Pembangunan
Pembangkit Daya Listrik
·
Perkotaan
& Camp.
·
Klinik
Kesehatan & Rumah Sakit
·
Penerbangan
·
Pabrik
Pengolahan Batu Gamping
·
Sarana
Pembengkelan & Perawatan
·
Logistik
·
Jasa
Boga
PTFI menganut prinsip-prinsip Kerangka
Kerja Pembangunan Berkelanjutan dari Dewan Internasional tentang Pertambangan
dan Logam Sustainable Development Framework of the Internasional :
·
Pelaksanaan
Audit Lingkungan
·
Program
Pengelolaan Trailing
·
Reklamasi
dan Penghijauan Kembali
·
Pengelolaan
Overburden dan Air Asam Tambang
·
Pengelolaan
dan Daur Ulang Limbah
Pertanyaan:
Freeport
merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia, oleh para
penguasanya malah digadaikan bulat-bulat untuk dirampok imperialisme asing.
“Perampokan Legal” yang masih terjadi sampai sekarang. Bagaimana peran
pemerintah/kebijakan, tindakan yang dilakukan untuk merebut kembali PT.FREEPORT
ini dari tangan imperialisme asing?
Kelompok 2
PERUSAHAAN JASA
PENERBANGAN SINGAPORE AIRLINES
Singapore Airlines (SIA) merupakan
perusahaan penerbangan swasta Singapore (flag
carrier) yang mandiri dan tanpa adanya subsidi dari pemerintahan Singapura.
Singapore Airlines telah menjadi salah satu maskapai penerbangan terbaik dan
tersukses di Asia dengan tujuan penerbangan ke kota-kota besar di enam benua
yaitu ; Asia, Australia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika,
sebanyak 70 kota di 39 Negara.
Sebagai maskapai penerbangan yang terus
berkembang, Singapore Airlines
memberikan pelayanan dalam penerbangannya menjadi 4 jenis kelas yaitu ; Kelas
Ekonomi ( Economy class), Bisnis ( Business), Kelas Utama(First Class), dan Suite (di atas First Class) yang hanya ada jenis
pesawat A380.
Keberadaan SIA sebagai maskapai
penerbangan kelas dunia saat ini dimungkinkan karena adanya kualitas kontrol
yang intensif dan inovasi agar mampu memberikan kualitas pelayanan yang
memuaskan bagi para pelanggannya. Inovasi ini antara lain dilakukan manajemen
SIA dalam bidang ; Teknologi, Pengembangan Fasilitas untuk kenyamanan
pelanggan, Sistem Pemasaran serta Perluasan Jaringan, melakukan Aliansi dan
Akuisisi serta bekerjasama dengan maskapai penerbangan terkenal lainnya di
dunia.
Pertanyaan: Apa
tindakan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan supaya dapat terus menunjukkan
eksistensi SIA di persaingan penerbangan
Internasional? Dan tetap menjadi number 1 in-flight
service?
Kelompok 3
PT. GARUDA
INDONESIA
Garuda Indonesia adalah maskapai
penerbangan Indonesia yang berkonsep sebagai full service airline (maskapai dengan pelayanan penuh). Saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan 82
armada untuk melayani 33 rute domestik dan 18 rute Internasional termasuk Asia
( Regional Asia Tenggara, Timur Tengah, China, Jepang dan Korea Selatan),
Australia serta Eropa (Belanda). Saat ini Garuda Indonesia memiliki tiga hub di
Indonesia. Pertama adalah hub bisnis yang berada di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kemudian untuk
meningkatkan frekuensi penerbangan ke bagian Timur Indonesia, Garuda Indonesia
juga memiliki hub di Bandara Sultan Hassanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Untuk meningkatkan pelayanan, Garuda
Indonesia telah meluncurkan layanan baru yang
disebut “Garuda Indonesia Experience”. Garuda Indonesia Experience adalah konsep layanan baru yang menyajikan
aspek-aspek terbaik dari Indonesia
kepada para penumpang. Mulai dari saat reservasi penerbangan hingga tiba di
bandara tujuan, para penumpang akan dimanjakan oleh pelayanan yang tulus dan
bersahabat yang menjadi ciri keramahtamahan Indonesia, diwakili oleh ‘Salam
Garuda Indonesia’ dari para awak kabin. PT Garuda Indonesia (persero) Tbk,
adalah maskapai pertama dan terbesar di Indonesia, dengan pendekatan
berorientasi “Melayani”. Garuda Indonesia bertujuan menjadi penyedia layanan
terdepan bagi wisatawan di negara Indonesia sekaligus menyediakan layanan
pengiriman barang melalui udara.
Pertanyaan: Konsep Garuda Indonesia Experience memiliki
nilai-nilai dasar, salah satunya yaitu; cepat dan tepat. Dalam penerbangan
terkadang terjadi delay, hal ini berhubungan dalam ketepatan dan kecepatan
waktu. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya delay, dan bagaimana solusi
/tindakan perusahaan ketika hal itu terjadi?
Kelompok 4
RANTAI PASOK MINYAK
PT. PERTAMINA
PT
Pertamina adalah perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis minyak, non-BBM,
Gas, Petrokimia dan Pelumas baik di Indonesia maupun di luar Indonesia. Ruang
lingkup usaha Pertamina terdiri atas bisnis energi di sektor hulu dan sektor
hilir. Bisnis sektor hulu meliputi kegiatan di bidang-bidang eksplorasi,
produksi, serta transmisi minyak dan gas. Sedangkan pada sektor hilir,
kegiatannya meliputi bisnis pengolahan bisnis pemasaran. Seluruh kegiatan
tersebut dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia dan luar negeri. Sebuah
rantai pasok adalah jejaring yang menghubungkan semua bagian dari sistem yang
merupakan urat nadi bisnis perusahaan.
Saat ini Pertamina sedang berbenah
untuk melakukan transformasi di segala
bidang, termasuk di fungsi Retail Outlet SPBU Pertamina. Pertamina berkomitmen
memberikan pelayanan terbaik dengan istilah Pertamina Way. Penjabaran Pertamina Way adalah staf, kualitas dan
kuantitas, peralatan dan faslitas, format fisik dan produk, pelayanan. Pertamina harus mengimpor jika kebutuhan
dalam negeri tidak dapat dipenuhi, dan sebaliknya akan melakukan ekspor jika
produksi mengalami peningkatan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi.
Peningkatan profitabilitas kilang dilakukan dengan program “Operation
Performance Improvement (OPI)” dan program pengembangan usaha kilang.
Pertanyaan
: Bagaimana proses pemindahan produk
Pertamina ini yang dari produksi ke konsumen ( Saluran Distribusi)?
Kelompok 5
PERUSAHAAN
PENGOLAHAN MANUFAKTUR PT. GUDANG GARAM
Perusahaan pengolahan manufaktur :
perusahaan yang mengolah bahan mentah (bahan baku) menjadi barang jadi.
Klasifikasi persediaan pada perusahaan pengolahan :
·
Persediaan
bahan baku
·
Persediaan
barang dalam proses
·
Persediaan
barang jadi
PT. GUDANG GARAM
Gudang Garam merupakan saah satu
produsen rokok paling sukses di Indonesia. Gudang Garam dari salah satu peletak
dasar modernisasi industri rokok, sebuah industri yang berperan besar dalam
perekonomian makro. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, produsen
rokok merupakan penyumbang pendapatan Negara dari para cukai.
1.
Fungsi
produksi
·
Proses
·
Lokasi
pabrik
·
Pengendalian
produksi
2.
Fungsi
pemasaran
·
Marketing :
Product
& price
Promotional
·
Segmentasi
pasar
3.
Fungsi
keuangan
·
Pemenuhan
kebutuhan dana
·
Pengelolaan
dan
4.
Fungsi
SDM
·
Kompensasi
·
Promo
karir
·
Serikat
kerja
Pertanyaan : Bagaimana sistem manajemen operasi PT.GUDANG
GARAM?
TUGAS III : Mengapa
Saya memutuskan kuliah di STIE Nias Selatan?
Awalnya , lulus dari SMKN.1
TELUKDALAM, punya rencana untuk melanjutkan studi di Akademi Pariwisata (AKPAR)
Medan. Namun hal ini bagiku tidak mudah untuk mencapai rencana ini tanpa
dukungan dari orangtua terutama dari segi
Financial/biaya masuk di AKPAR ini.
Seiring
dengan waktu, ada informasi beasiswa dari pusat dengan jurusan Pertanian tepat
di STPP Medan. Saya pun ikut seleksi beasiswa ini, dengan melengkapi
berkas-berkas karena ini merupakan salah satu syarat/seleksi masuk untuk lulus
dan menerima beasiswa di sekoah tinggi ini. Namun kehendak Tuhan berbeda, hasilnya
Saya tidak lulus sehingga tidak mendapat beasiswa ini.
Saya
pun mulai berpikir, kalau Saya tetap memaksa kemauan untuk melanjutkan studi di
luar daerah, apa sanggup orangtua membiayai saya? Ongkos kesana saja sudah
berapa, belum lagi tempat tinggal nantinya, biaya hidup sehari-hari, uang
kuliah, dll. Sementara kedua orangtua saya hanya petani, dan pendapatan mereka
cukup untuk biaya hidup sehari-hari.
Memikirkan
itu semua, akhirnya Saya memutuskan untuk kuliah di STIE NIAS SELATAN. Hal ini Saya putuskan,
selain lokasinya dekat dengan tempat tinggal saya, di STIE ini juga ada program
pembebasan uang kuliah, dan ini bisa meringankan sedikit beban orangtua untuk
membiayai saya.
Di
lain sisi, saya tertarik melanjutkan studi di STIE NISEL, karena :
·
Ingin
menggali dan mendalami ilmu Saya dalam dunia Ekonomi
·
STIE
punya visi dan misi yang dapat membangun dan menjamin untuk menyediakan tenaga
pengajar (Dosen) yang handal dan ahli di bidangnya
·
Punya
fasilitas/sarana dan prasarana yang memadai dan layak untuk ditempati.
TUGAS
IV : Mencari salah satu Perusahaan Jasa dan Perusahaan Manufaktur
1. Salah satu Perusahaan Jasa: TOUR
& TRAVEL
Fungsi
masing-masing:
1.
CEO
Umumnya, CEO/MD
bertugas sebagai seorang komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola
(manajer), dan eksekutor. Peran komunikator melibatkan pers dan seisi dunia
luar, serta manajemen dan karyawan organisasi; peran pengambil keputusan
mencakup keputusan tingkat tinggi terkait kebijakan dan strategi. Sebagai
pemimpin, CEO/MD memberi saran kepada dewan direktur, memotivasi karyawan, dan
menggerakkan perubahan dalam organisasi. Sebagai manajer, CEO/MD mengawasi
operasi organisasi setiap hari, bulan, dan tahun.
2.
Legal Advisor
Dalam sebuah
perusahaan fungsi sebagai advisor atau konsultan sangat dipentingkan guna
memberikan pendapat dan pertimbangan-pertimbangan hukum berikut dimana jalan
keluar yang diperlukan dalam pemecahan suatu permasalahan yang dihadapi oleh
perusahaan, selain itu juga diperlukan masukan-masukan berharga untuk perusahaan
seperti menganalisa, mereview dan memberikan ulasan dari peraturan pemerintah
yang dirasakan dapat berpengaruh langsung terhadap perusahaan berikut saran dan
pendapat untuk jalan keluarnya.
3.
Eksternal Auditor
Tugas yang di emban
eksternal audit ini adalah untuk membantu dan memberikan masukan kepada dewan
komisaris dalam melaksanakan fungsi dang tanggung jawab pengawasannya terhadap
system pengendalian itern perusahaan dan pertanggungjawaban atas laporan
keuangan perusahaan. Dalam hal ini apakah telah memenuhi ketentuan dan
peraturan perundangan yang berlaku guna melindungi kepentingan pemegang saham
dan para pihak pemegang kepentingan lainnya.
4.
Director
Direktur (dalam
jumlah jamak disebut Dewan Direktur) adalah seseorang yang ditunjuk untuk
memimpin Perseroan terbatas (PT). Direktur dapat seseorang yang memiliki
perusahaan tersebut atau orang profesional yang ditunjuk oleh pemilik usaha
untuk menjalankan dan memimpin perseroan terbatas. Penyebutan direktur dapat
bermacam-macam, yaitu dewan manager, dewan gubernur, atau dewan eksekutif.
Adapun
tugas dari direktur itu sendiri adalah :
Eksternal
-
mewakili
PT atas nama perseroan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan lain
-
mewakili
PT dalam perkara pengadilan.
Internal
-
mengurus
dan mengelola PT untuk kepentingan PT yang sesuai dengan maksud dan tujuan PT
-
menjalankan
kepengurusan PT sesuai dengan kebijakan yang tepat (keahlian, peluang, dan kelaziman usaha) yang ditentukan dalam UU
Perseroan Terbatas dan anggaran dasar PT.
5.
Finance dan Administrasi
Tugas dari bagian Finance dan Administrasi
antara lain adalah :
-
Mengelola
Petty Cash
-
Membuat
dan mengirim laporan Petty Cash Weekly dan Monthly.
-
Melakukan
Penagihan baik melalui telepon ataupun bertemu langsung dengan customer.
-
Berkoordinasi
dengan kantor Pusat (apabila ditempatkan dicabang/site).
-
Berkoordinasi
dengan staff lainnya di kantor cabang dengan baik.
-
Berkoordinasi
dengan Kepala bagian keuangan untuk pertanggung jawaban Cash Flow Report.
-
Membuat
surat resmi perusahaan sesuai dengan format yang diinginkan oleh atasan.
-
Melakukan
pembayaran2 PLN,PDAM,dsb.
-
Menerima
laporan dari staff admin di site/lokasi
dan meneruskannya ke kantor pusat, setelah
diperiksa dan disetujui oleh
kepala cabang.
-
melakukan
pembelian kebutuhan operasional kantor, dan kebutuhan operasional site/lokasi.
-
melakukan
pengecekan terhadap kebutuhan kantor dan site/lokasi setiap minggu.
6.
Marketing and Business
Development
Tugas dari Marketing dan Business
Development yaitu :
·
Menentukan
strategi pemasaran yang efektif dan efisien dengan memperhatikan sumber daya
perusahaan.
·
Menjalin
hubungan dengan pelanggan khususnya dalam hal penanganan komplain, pengukuran
kepuasan pelanggan.
·
Menciptakan
kenyamanan kerja karyawan perusahaan dengan mengoptimalkan fungsi kerja di
Bagian Marketing.
·
Menjalin
hubungan, koordinasi dan kerja sama yang baik di dalam intern bagian Marketing
maupun dengan bagian lain terkait dengan kelancaran proses kerja di Bagian
Marketing.
·
Bertanggung
jawab terhadap ketertiban, kelancaran, dan keakuratan data administrasi
pemasaran.
·
Melihat
dan menganalisa potensi pasar dan trend belanja kastemer, dengan memperhatikan,
dan kalau mungkin mereposisi produk yang sudah ada, melalui analisa swot.
7.
Inbound Division
Divisi ini bertugas untuk
menangani segala permintaan konsumen mengenai tur masuk ke Negara tempat travel
tersebut berada, serta pengurusan dokumen perjalanan konsumen tersebut.
Konsumen utamanya biasanya adalah turis yang berasal dari luar negeri yang
ingin melakukan perjalanan ke wilayah Negara tempat travel tersebut berada.
8.
Outbound Division
Tugas pokok pada divisi ini pada
dasarnya sama dengan tugas pada Inbound Division, yaitu menangani permintaan
konsumen mengenai perjalanan yang akan dilakukannya dan pengurusan dokumen
perjalanannya, hanya saja konsumen yang ditangani adalah berasal dari Negara
tempat travel tersebut berada yang akan melalikan perjalanan keluar dari
wilayah Negara tersebut.
9.
Domestic Division
Dalam sebuah perusahaan travel
agent tugas divisi domestic adalah menyediakan dan menangani permintaan konsumen
mengenai perjalanan dalam Negeri sendiri sesuai permintaan konsumen ataupun
sesuai dengan paket yang telah tersedia.
1.
Flight Division
Divisi ini memiliki tugas dalam
ruang lingkup dalam reservasi atau pemesanan tiket pesawat yang dikehendaki
oleh konsumen yang akan melakukan perjalanan udara.
1.
M.I.C.E Division
Tugas pokok yang diemban divisi
ini adalah untuk mengelola permintaan akan perencanaan dan pembuatan sebuah
acara pertemuan, perjalanan insentif, ataupun pameran yang diminta oleh pihak
konsumen.
2.
Salah satu Perusahaan Manufaktur
: PT.INDOFOOD
Adapun
fungsi-fungsi manajemen PT.Indofood adalah sebagai berikut :
Fungsi Manajemen
Operasi PT. Indofood
1. Planing (Perencanaan)
Production Planning
(PP) / Perencanaan Produksi menggunakan SAP Indofood, adalah perusahaan
pemroduksi mie instant terbesar didunia, dengan 14 pabrik termasuk di Indonesia
sendiri. Perusahaan, yang juga beroperasi di China dan Nigeria menjual lebih
dari 8 miliar paket mie instant tiap tahunnya. Disamping beberapa variasi
porduk antara lain snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi dan soft drink.
Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar kedepannya membuat
Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesan
perusahaan.
Gunawan Samahita,
Chief Information and Knowledge Officer Indofood, menjelaskan “Perbedaan varian
dari mie instant harus berisi bumbu yang tepat yang di produksi oleh Food
Ingredient Division (FID). Setiap divisi harus menyesuaikan rencana produk
(Production Plans) mereka sehingga akan selalu tersedia segala jenis bumbu yang
dibutuhkan oleh berbagai varian dari mie instant. Pada waktu yang sama, mereka
harus menjaga agar persediaan digudang seminimal mungkin. Hanya aplikasi ERP
yang dapat membuat hal itu dapat diatur dan dijadwalkan dengan sebaik mungkin.
Dari Perencanaan dan Kontrol Produksi, melalui kebutuhan peramalan dan
inteligensi bisnis, Indofood mempercayakan SAP R/3 sebagai solusi ERP, SAP
Advance Planner and Optimizer (SAP APO) sebagai solusi Supply Chain Management
(SCM) dan mySAP Business Intelligence dengan SAP Business Information Warehouse
(SAPBW).
2.
Organizing (Struktur Organisasi)
Struktur organisasi
perusahan merupakan struktur organisasi fungsional staff. Salah satu alat bagi pemimpin
untuk mencapai tujuan perusahan adalah adanya organisasi yang baik, dalam arti
sesuai dengan kebutuhan perusahaan.Setiap organisasi yang dilaksanakan selalu
berhubungan dengan struktur organisasi yang dibentuk agar menciptakan suatu
pola dapat mempertinggi efisiensi kerja, sehingga organisasi bertujuan untuk
menciptakan hubungan baik antara setiap bagian dari kelompok kerja tersebut
.
3.
Direction (Pengarahan)
Pengarahan adalah suatu proses untuk menumbuhkan semangat
(motivation) pada karyawan agar dapat bekerja keras dan giat membimbing mereka
dalam melaksanakan rencana untuk mencapai tujuan yang efektif dan efesien.
Melalui pengarahan , seorang manajer menciptakan komitmen mendorong usaha-usaha
yang mendukung tercapainya tujuan . Ketika gairah kerja karyawan menurun
seorang manajer segera mempertimbangkan alternatif untuk mendorong kembali
semangat kerja mereka dengan memahami factor penyebab turunnya gairah kerja.
4.
Leadership (Kepemimpinan)
Leadership adalah
proses dimana seorang individu mempengaruhi anggota-anggota kelompok lainnya
untuk pencapaian tujuan kelompok/organisasi. Salah satu upaya pemimpin untuk
menggerakkan para staf agar dapat bekerja sesuai dengan rencana dan kebijakan pimpinan, adalah dengan memberikan
pengarahan. Dalam memberikan pengarahan agar dapat efektif, diperlukan
teknik-teknik yang tepat, sehingga dapat mengenai sasaran dan mencapai tujuan
yang diinginkan. Tiga hal yang berhubungan dengan pengarahan, yaitu :
Pemotivasian, Kepemimpinan dan Komunikasi.
5.
Motivation (Pemotivasian)
Pemotivasian adalah
upaya yang dilakukan oleh pimpinan dalam rangka mengarahkan segala sumber daya
dan potensi manusia (tenaga kerja/karyawan) agar dapat bekerja secara
produktif, sehingga dapat mencapai dan mewu judkan tujuan yang telah
ditetapkan. Pemberian motivasi dapat dilakukan melalui beberapa hal :
o
Memberikan
imbalan jasa (upah dan gaji) yang layak, dan tepat waktu kepada karyawan;
o
Memberikan
tugas pekerjaan yang jelas, adil dan sesuai dengan bidang, keahlian/ketrampilan
dan kemampuan karyawan;
o
Memberikan
insentif (penghasilan tambahan) berupa honor, tunjangan, hadiah dan sebagainya
kepada karyawan berdasarkan prestasi dan hasil kerjanya;
o
Membuka
selebar-lebarnya kepada karyawan untuk berpartisipasi dalam memajukan perusahaan.
Kemudian, sekecil apapun partisipasi yang disumbangkan karyawan, tetap
diperhatikan dan dihargai selayaknya;
o
Mendorong
dan membantu setiap karyawan dalam pengembangan karir, melalui tugas belajar
diklat, penataran, magang dan sebagainya, yang selanjutnya dilakukan promosi
jabatan;
o
Memberikan
pengakuan dan penghargaan berupa pujian langsung, surat penghargaan, bintang
jasa, kenaikan gaji, memberikan uang/tunjang- an pembinaan, hadiah dan
sebagainya kepada karyawan yang menunjukan prestasinya;
o
Menciptakan
suasana yang nyaman, aman dan sehat dalam bekerja, sehingga para karyawan
merasa betah berada di tempat kerja. Upaya ini dilakukan antara lain
menyediakan sarana dan peralatan kerja yang cukup/memadai, mencipta- kan
lingkungan kerja yang bersih, nyaman, aman dan indah.
6. Controlling
(Pengawasan)
Pengawasan
(Controlling, Evaluating) merupakan fungsi manajeman yang kelima setelah
perencanaan, motivasi,pengorganisasian dan pengarahan. Apabila rencana sudah
disusun dan ditetapkan, kemudian dilaksanakan dengan pengorganisasian yang rapi
dan digerakan dengan baik dan tepat, maka sudah barang tentu proses manajemen
sudah hampir mendekati finish dengan membuahkan hasil yang gemilang. Namun,
sejauh mana hasil yang dicapai, berapa banyak kendala-kendala yang ditemui,
adakah kesalahan adakah penyelewengan dan sebagainya, untuk mengetahui semua
ini maka diperlukan tindakan pengawasan.
7 7. Reporting (Laporan)
Reporting dalam
manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian
keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi
kepada pejabat yang lebih tinggi, baik secara lisan maupun tulisan sehingga
dalam menerima laporan dapat memperoleh gambaran tentang pelaksanaan tugas
orang yang memberi laporan.
8 8. Forecasting (Ramalan)
Peramalan (
forecasting ) adalah kegiatan mengistemasi apa yang akan terjadi pada masa yang
akan datang. Peramalan diperlukan karena adanya perbedaan kesenjangan waktu (
timelag ) antara kesadaran akan dibutuhkannya suatu kebijakan baru dengan waktu
pelaksanaan kebijakan tersebut. Apabila perbedaan waktu tersebut panjang, maka
peran peramalan begitu penting dan sangat dibutuhkan, terutama dalam penentuan
kapan terjadi suatu sehingga dapat dipersiapkan tindakan yang perlu dilakukan.
Metode peramalan akan membantu dalam mengadakan pendekatan analisa terhadap
tingkah laku atau pola dari data yang lalu, sehingga dapat memberikan cara
pemikiran, pengerjaan dan pemecahan yang sistematis dan pragmatis, serta
memberikan tingkat keyakinan yang lebih besar atas ketepatan hasil ramalan yang
dibuat.
9 9.
Evaluasi (Penilaian)
Evaluasi adalah
keseluruhan kegiatan pengumpulan data dan informasi, pengolahan, penafsiran,
dan pertimbangan untuk membuat keputusan. Evaluasi adalah kegiatan atau proses
untuk mengukur dan selanjutnya menilai sampai dimanakah tujuan yang telah
dirumuskan sudah dapat dilaksanakan. Evaluasi adalah proses memahami atau
memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan suatu informasi bagi petunjuk
pihak-pihak pengambil keputusan. Secara rinci dapat disampaikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar